Pimpin Paripurna Evaluasi APBD 2025, Dina Maulidah Tegaskan Pentingnya Masukan Fraksi

KaltengPress.com, Puruk Cahu – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Murung Raya, Dina Maulidah, memimpin jalannya Rapat Paripurna Ke-2 Masa Sidang II Tahun 2026 di ruang rapat utama gedung dewan, Puruk Cahu. Sidang paripurna yang digelar pada Jumat, 5 Juni 2026 tersebut mengendakan penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.

Dalam rapat yang dihadiri oleh Pj Sekda Mura Sarwo Mintarjo dan jajaran kepala perangkat daerah tersebut, seluruh fraksi menyampaikan pemandangan umumnya. Meski kompak mengapresiasi keberhasilan pemerintah daerah meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI atas laporan keuangan 2025, para legislator tetap melayangkan berbagai catatan strategis.

Dina Maulidah menjelaskan bahwa pemandangan umum fraksi-fraksi pada hari Jumat (5/6/2026) itu berfokus pada upaya mendongkrak kualitas tata kelola pemerintahan. Sejumlah rekomendasi yang mencuat di antaranya mencakup optimalisasi sektor pendapatan daerah, efektivitas penyerapan anggaran, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik di berbagai lini.

Menurut srikandi parlemen ini, tahapan penyampaian pemandangan umum fraksi memiliki kedudukan yang sangat penting dalam mekanisme legislasi. Forum tersebut menjadi ruang konstitusional bagi DPRD untuk menjalankan fungsi pengawasan, penganggaran, dan legislasi secara bersamaan demi mengawal arah kebijakan daerah.

Lebih lanjut, Dina menegaskan bahwa seluruh evaluasi dan masukan yang diberikan oleh fraksi-fraksi dewan bersifat konstruktif. Hal ini dilakukan semata-mata untuk memastikan bahwa setiap instrumen pembiayaan daerah yang telah diketuk palu pada tahun lalu benar-benar dikonversi menjadi program yang menyentuh kesejahteraan masyarakat.

Mengakhiri jalannya sidang, Dina Maulidah berharap agar Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 ini dapat dibahas lebih dalam pada tahapan berikutnya secara terbuka. Dirinya berkomitmen mendorong sinergi legislatif dan eksekutif agar pengelolaan anggaran ke depan semakin efektif, transparan, serta berdampak nyata bagi pembangunan di Kabupaten Murung Raya.(*)

Pos terkait