KaltengPress.com, Puruk Cahu – Sebagai langkah konkret memastikan efektivitas Program Nasional Makanan Bergizi Gratis (MBG), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) telah membentuk Satgas Percepatan Pelaksanaan Program MBG. Hal ini disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Rahmanto Muhidin saat peresmian dapur MBG pertama di Jalan Pulo Basan, Puruk Cahu, Rabu (29/10).
Wabup Rahmanto mengungkapkan bahwa Satuan Tugas (Satgas) yang krusial ini diketuai langsung oleh Plt. Sekda Murung Raya, Bapak Sarwo Mintarjo. Penunjukan pejabat tinggi ini menunjukkan tingkat keseriusan dan prioritas yang diberikan Pemkab Mura terhadap program pembentukan “generasi yang sehat serta cerdas.”
Peresmian dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Beriwit di Kecamatan Murung ini merupakan tonggak awal realisasi program yang berorientasi pada masa depan. Wabup menekankan bahwa program MBG adalah upaya fundamental untuk meningkatkan kualitas SDM daerah.
Rahmanto juga menjabarkan cakupan program MBG yang sangat luas, meliputi seluruh jenjang usia pertumbuhan. Sasaran utamanya adalah “mulai dari bayi dalam kandungan sampai menempuh pendidikan tingkat SMA,” sebuah spektrum yang luas untuk menjamin pemerataan gizi.
Dalam operasionalnya, Wabup Rahmanto menjelaskan bahwa pelaksanaan MBG akan bersifat hibrida, menggabungkan kemandirian, “kerjasama dengan yayasan,” dan pembangunan fasilitas yang “dibangun sendiri oleh Pemkab Murung Raya.”
Meskipun menghadapi tantangan luas wilayah, Wabup Rahmanto meminta seluruh pihak, khususnya Kepala SPPG Murung Beriwit, Ratu Santika, untuk aktif berkoordinasi. “Saya minta kepada kepala SPPG Murung Beriwit untuk berkoordinasi dengan Satgas dalam rangka mensukseskan program MBG ini,” tegas Rahmanto.
Di akhir sambutannya, Wabup Rahmanto memberikan pandangan realistis mengenai target program. Ia menyebutkan bahwa hasil terukur dari MBG baru akan terlihat ketika anak penerima manfaat mencapai usia 17 tahun, dan bukan dalam rentang waktu jangka pendek, antara satu sampai empat tahun yang akan datang.(*)





