KaltengPress.com, Puruk Cahu – Menghadapi tantangan luasnya wilayah Kabupaten Murung Raya, Wakil Ketua I DPRD, Dina Maulidah, memberikan dukungan penuh dan apresiasi terhadap fleksibilitas model pelaksanaan Program Nasional Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang diadopsi oleh Pemkab Mura.
Model pelaksanaan MBG di Murung Raya, yang mencakup cara “mandiri, kerjasama dengan yayasan maupun yang dibangun sendiri oleh Pemkab Murung Raya,” dinilai oleh DPRD sebagai pendekatan yang cerdas dan realistis untuk menjangkau seluruh sasaran.
“Fleksibilitas model pelaksanaan ini menunjukkan Pemkab memahami betul tantangan logistik di Murung Raya. Ini adalah pendekatan yang diperlukan agar program ini tidak hanya terpusat, tetapi benar-benar menjangkau semua desa dan sekolah,” ungkap Dina Maulidah.
Dina Maulidah mengaitkan fleksibilitas ini dengan cakupan sasaran yang sangat luas, dari bayi dalam kandungan hingga siswa SMA. Tanpa model pelaksanaan yang adaptif, sulit bagi Pemkab untuk memastikan setiap penerima manfaat di seluruh wilayah mendapatkan haknya.
Peresmian dapur MBG pertama di Puruk Cahu pada Rabu (29/10), yang dilakukan oleh Wakil Bupati Rahmanto Muhidin, menjadi penanda dimulainya komitmen ini. DPRD berharap model kerjasama dan kemandirian ini dapat segera diperluas ke kecamatan-kecamatan lain.
Dina Maulidah menegaskan bahwa DPRD akan terus mengawal Satgas Percepatan Pelaksanaan Program MBG untuk memastikan efektivitas dan transparansi di setiap model pelaksanaan. Tujuannya adalah memastikan Program MBG benar-benar menciptakan generasi yang sehat dan cerdas.(*)





